Piala Dunia 2026 resmi bergulir sejak Kamis (11/6/2026) dan menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara. Turnamen yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga partai final pada 19 Juli 2026. Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, euforia ini datang dengan satu konsekuensi yang sudah bisa diduga: jadwal tayang yang jatuh pada dini hari hingga pagi, sekitar pukul 02.00 hingga 08.00 WIB, akibat perbedaan zona waktu yang cukup jauh dengan Amerika Utara.
Tidak sedikit penggemar bola di Tanah Air yang rela begadang demi menyaksikan laga favorit mereka. Namun kebiasaan ini, jika tidak diatur dengan baik, dapat berdampak pada kondisi kesehatan — terutama bagi kelompok yang sudah memiliki masalah kesehatan tertentu atau aktivitas padat di siang hari. Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Himpunan Fasyankes Dokter Indonesia (HIFDI), dr. Putro S. Muhammad, membagikan sejumlah tips agar penggemar bola tetap bugar meski rela mengorbankan jam tidur malam.
Power Nap Sebelum Pertandingan
Salah satu cara yang disarankan dr. Putro adalah melakukan power nap atau tidur singkat selama 20 hingga 30 menit sebelum pertandingan dimulai. Tidur sebentar ini terbukti membantu meningkatkan fokus dan mengurangi rasa kantuk saat menonton pertandingan di dini hari, sehingga tubuh tidak benar-benar kehilangan waktu istirahat secara drastis dalam satu malam.
"Kebiasaan begadang perlu diatur agar tidak berdampak pada kondisi tubuh," kata dr. Putro saat dihubungi Republika, Kamis (11/6/2026). Power nap menjadi semacam jembatan — memberi tubuh kesempatan untuk beristirahat sejenak sebelum kembali terjaga untuk menonton laga yang dinanti.
Pilih Laga yang Benar-Benar Penting
Dengan 48 negara berlaga dan jadwal pertandingan yang padat selama sebulan penuh, godaan untuk menonton setiap laga tentu besar. Namun dr. Putro mengingatkan bahwa tidak semua pertandingan perlu disaksikan secara langsung. "Pilih laga yang benar-benar penting atau tim favorit saja, supaya tidak terlalu sering begadang," ujarnya.
Pendekatan ini sederhana namun penting: dengan membatasi jumlah malam begadang selama periode turnamen, tubuh memiliki lebih banyak kesempatan untuk kembali ke jadwal tidur normal di sela-sela pertandingan, alih-alih mengalami kurang tidur yang terus-menerus selama berminggu-minggu.
Kompensasi Tidur Setelah Begadang
Langkah ketiga yang disarankan adalah kompensasi tidur — baik dengan tidur lebih awal pada malam sebelum begadang, maupun menambah waktu tidur setelahnya. Dengan cara ini, total durasi tidur dalam beberapa hari tetap terjaga meski ada satu atau dua malam yang "terpotong" karena menonton pertandingan dini hari.
Begadang sesekali untuk hal yang disukai bukan masalah besar — yang berbahaya adalah ketika kurang tidur menjadi kebiasaan berulang tanpa ada upaya untuk menggantinya.
Perhatian Khusus bagi Kelompok Rentan
HIFDI mengingatkan bahwa dampak kurang tidur tidak sama bagi setiap orang. Bagi kelompok rentan — termasuk penderita hipertensi, diabetes, gangguan jantung, ibu hamil, lansia, dan anak-anak — kurang tidur dapat memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada. Kelompok ini disarankan untuk lebih selektif dalam memilih pertandingan yang ditonton secara langsung, dan dapat memanfaatkan tayangan ulang atau ringkasan pertandingan di siang hari sebagai alternatif yang lebih aman bagi kesehatan.
Posisi HIFDI
HIFDI memandang momen Piala Dunia sebagai kesempatan baik untuk turut menyebarkan edukasi kesehatan yang sederhana namun relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Antusiasme menonton sepak bola dan menjaga kesehatan bukan dua hal yang harus saling mengalahkan — dengan pengaturan yang tepat, keduanya bisa berjalan bersamaan. HIFDI mengajak masyarakat, khususnya penggemar bola, untuk menikmati Piala Dunia 2026 secara bijak: tetap antusias mendukung tim favorit, tanpa mengabaikan kebutuhan istirahat tubuh.
Penutup
Piala Dunia 2026 akan berlangsung selama lebih dari sebulan, dan godaan untuk begadang akan terus ada hingga partai final pada 19 Juli 2026. Tips sederhana seperti power nap, memilih laga yang benar-benar penting, dan kompensasi tidur dapat membantu penggemar bola tetap bugar menjalani aktivitas harian. HIFDI berharap masyarakat dapat menikmati pesta sepak bola dunia ini tanpa harus mengorbankan kesehatan jangka panjang.
- Republika Ameera — "Begadang Nonton Piala Dunia? Ini Tips Agar Badan Tetap Fit", dengan keterangan dr. Putro S. Muhammad (Sekjen HIFDI) (ameera.republika.co.id).